February 17, 2026

Tech Gadgets Review

Latest gadget news, specs and price details

baterai iPhone 11 Pro 12000 mAh, Hasilnya Mengejutkan

YouTuber pasang baterai iPhone 11 Pro 12000 mAh dengan kapasitas lebih besar dari versi original

Eksperimen pemasangan baterai 12.000 mAh di iPhone 11 Pro menghasilkan daya tahan jauh lebih lama

YouTuber Pasang Baterai 12.000 mAh di iPhone 11 Pro, Hasilnya Mengejutkan

Keluhan soal daya tahan baterai memang kerap melekat pada pengguna iPhone generasi lama. Namun sebuah eksperimen akaislot unik membuktikan bahwa baterai iPhone 11 Pro 12000 mAh ternyata bisa dipasang tanpa mengubah dimensi perangkat.

Eksperimen ini dilakukan oleh kanal YouTube The Fix, yang mencoba “menghidupkan kembali” iPhone 11 Pro dengan kondisi kesehatan baterai tersisa 67 persen.

Upgrade Ekstrem di iPhone Lawas

Alih-alih mengganti dengan baterai standar, sang kreator memilih memasang baterai berkapasitas 12.000 mAh—angka yang bahkan melampaui kapasitas iPhone flagship terbaru.

Sebagai perbandingan akaislot, baterai asli iPhone 11 Pro hanya berada di kisaran 3.046 mAh. Artinya, peningkatan yang dilakukan mencapai lebih dari tiga kali lipat kapasitas awal.

Menariknya, proses pemasangan disebut berjalan lancar tanpa kendala teknis berarti. Perangkat yang hampir berusia tujuh tahun tersebut tetap terlihat normal dari segi ukuran maupun ketebalan.

Kapasitas Nyata Tercatat 10.000 mAh

Meski baterai yang dibeli diklaim memiliki kapasitas 12.000 mAh, hasil pengujian akaislot menggunakan aplikasi pengecekan menunjukkan rated capacity sekitar 10.000 mAh.

Meski tidak mencapai angka maksimal yang diklaim, kapasitas tersebut tetap sekitar 330 persen lebih besar dibanding baterai original. Hasil ini tetap terbilang signifikan untuk perangkat sekelas iPhone 11 Pro.

Dugaan Gunakan Teknologi Silicon-Carbon

Hal yang paling menarik adalah ukuran baterai baru yang identik dengan baterai lama. Tidak ada perubahan signifikan pada ruang internal perangkat.

Hal ini memunculkan dugaan bahwa baterai tersebut menggunakan teknologi akaislot Silicon-Carbon, yang dikenal memiliki kepadatan energi lebih tinggi dibanding lithium-ion konvensional. Teknologi ini memungkinkan kapasitas lebih besar dalam ruang yang sama.

Jika benar, eksperimen ini membuka diskusi soal potensi pengembangan baterai di masa depan.

Mengapa Apple Tidak Melakukan Hal Serupa?

Eksperimen ini memicu pertanyaan: jika memungkinkan meningkatkan kapasitas baterai tanpa mengubah dimensi, mengapa Apple tidak langsung menerapkannya pada lini produk resminya?

Ada beberapa kemungkinan faktor:

  • Standar keamanan dan sertifikasi internal Apple yang ketat

  • Manajemen panas dan efisiensi daya jangka panjang

  • Pertimbangan akaislot siklus hidup baterai dan stabilitas sistem

Apple selama ini dikenal mengutamakan stabilitas, optimasi perangkat lunak, serta kontrol kualitas ketat dibanding sekadar mengejar angka kapasitas besar.

Potensi iPhone Lebih “Badak” di Masa Depan?

Eksperimen ini membuktikan bahwa secara teknis peningkatan kapasitas baterai iPhone lama bukan hal mustahil. Namun implementasi resmi tentu membutuhkan pengujian menyeluruh.

Jika teknologi Silicon-Carbon semakin matang dan aman secara massal, bukan tidak mungkin generasi iPhone mendatang hadir dengan daya tahan jauh lebih lama tanpa perlu membawa power bank.

Eksperimen baterai iPhone 11 Pro 12000 mAh menunjukkan potensi besar akaislot dalam pengembangan teknologi baterai modern. Meski hasil aktual berada di kisaran 10.000 mAh, peningkatan tersebut tetap signifikan dibanding kapasitas asli.

Namun untuk perangkat produksi massal, faktor keamanan, efisiensi, dan stabilitas tetap menjadi pertimbangan utama. Apakah Apple akan merilis iPhone dengan daya tahan super di masa depan? Jawabannya masih terbuka.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.